BREAKING NEWS

Sabtu, 18 Februari 2017

Golkar Sangat Yakin Pasangan No-2 Menang Di Putaran Ke-2 Pilkada Jakarta

Golkar Sangat Yakin Pasangan No-2 Menang Di Putaran Ke-2 Pilkada Jakarta


Pokervbet.com - Sekretaris Jenderal DPP Golkar Idrus Marham meyakini pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saipul Hidayat akan memenangkan putaran kedua Pilkada Jakarta.

Meski belum ditetapkan secara resmi, dari laman Komisi Pemilihan Umum pasangan Ahok-Djarot unggul dengan perolehan 42,91 persen. Disusul pasangan Anies-Sandiaga 40,05 persen dan Agus-Sylvi 17,05 persen.

"Kami punya keyakinan, didasarkan data, Ahok-Djarot memang pada putaran pertama menang, sehingga kami meyakini akan menang lagi di putaran kedua," kata Idrus.

Menurut Idrus, masyarat Jakarta berpikir rasional dalam menentukan pilihan. Pemilu Jakarta, kata dia, akan memilih calon pemimpin yang dapat membawa Jakarta lebih maju.

Untuk menghadapi putaran kedua, Idrus mengatakan Golkar telah menjalin komunikasi dengan partai pendukung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Agus-Sylvi didukung oleh empat partai, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Persatuan Pembangunan.

"Kami sudah komunikasi dengan petinggi-petinggi. Itu kan ada empat parpol," kata Idrus di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Idrus menyakini kominikasi politik dengan empat partai tersebut akan berjakan dengan efektif. Meski demikian, lanjut dia, komunikasi politik tidak dapat berlangsung dengan cepat.

Berita-Indonesia | AGEN POKER TERPERCAYA

Seorang Anggota DPRD Dianiayaa Oleh massa Pendukung Cabup Morotai

Seorang Anggota DPRD Dianiayaa Oleh massa Pendukung Cabup Morotai


Pokervbet.com - Seorang anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Fery Leasiwal, saat menjadi saksi dalam pleno rekapitulasi suara tingkat PPK Kecamatan Morotai Timur, Jumat, dianiaya pendukung pasangan nomor 2 Ali Sangaji-Yulce Makasarat (Ali-Yuk) yang mengamuk.

Akibatnya Fery dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Morotai Timur, dan mendapatkan delapan jahitan di bagian kepala. Selain Ferry, Ketua KPPS Buho-buho, Makron Brabal juga menjadi sasaran massa sehingga mendapatkan delapan jahitan di bagian kepala.

"Pemukulan itu terjadi ketika pleno sedang berjalan, tiba-tiba massa dari pendukung Ali-Yuk, masuk dan melakukan aksi brutal hingga melakukan aksi pemukulan, dan saat itu massa langsung masuk dan melakukan aksi brutal dengan melakukan pemukulan," kata Ferry.

Ia mengatakan, massa juga menganiaya Ketua KPPS Desa Buho-buho.

"Ketika saya menengok ke belakang, hendak menyelamatkanya, tiba-tiba saya dipukul dengan menggunakan kursi plastik, dan mengenai kepala hingga keluar darah," katanya.

Ia mengaku, saat kejadian ada 4 aparat yang menjaga keamanan, namun tidak mampu menghalangi massa yang begitu banyak dan masuk ke ruangan pleno.

"Pelakunya tetap diketahui, karena saat brutal ada orang yang merekam kejadian tersebut," katanya.

Sementara itu, Kapolres Pulau Morotai, AKBP Matheis Beay menyatakan akan memproses setiap pelanggaran pidana yang dilakukan pasca-pencoblosan di Pilkada Morotai, termasuk pemukulan anggota DPRD Pulau Morotai.

Kendati demikian, dirinya berharap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Morotai bisa berjalan aman dan damai, dan bisa menjadi kebanggaan.

Dia mengakui, aksi demo yang terjadi pada Kamis hingga Jumat (17/2) dilakukan oleh pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, Ali Sangadji dan Yulce Makasarat (Ali-Yuk) hingga dilakukan pembubaran paksa oleh aparat keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Berita-Indonesia | AGEN POKER TERPERCAYA

Golput 22,9%, Golkar Menyebut Ahok Berperan Gerakkan Pemilih

Golput 22,9%, Golkar Menyebut Ahok Berperan Gerakkan Pemilih


Pokervbet.com - Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah I Partai Golkar Nusron Wahid menilai, tingkat gologan putih atau golput di DKI Jakarta sebesar 22,9 persen merupakan kondisi yang baik.

Berdasarkan data sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU), pemilih berjumlah 7.218.279 sedangkan partisipasi sebesar 5.563.425.

"Itu sudah bagus kalau cuma 23 untuk ukuran Jakarta. Masih banyak yang memilih. Coba cek Pilkada lain ada yang 60 Persen. Rata-rata 40 persen," kata Nusron di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Menurut Nusron, calon Gubernur Basuki Tjahaja Purnama turut berperan dalam tingkat partisipasi itu. Ahok, kata dia, turut menggerakkan pemilih yang mendukung maupun yang menolak.

"Saya yakin kalau tidak ada Ahok gak sampai segitu. Karena ada ahok, baik orang yang anti Ahok semangat untuk memilih, yang pro Ahok juga sampai datang dari luar negeri," ujar Nusron.

Dari jumlah golput tidak, semua sudah pemilih berniat tidak menggunakan hak politiknya. Saat pemungutan suara berlangsung, piemilih di berbagai TPS di Jakarta yang tidak terdaftar dalam DPT kehabisan surat suara.

"Sampai siang tadi saya komunikasi dengan teman-teman di sana (Rumah Lembang) sudah ada angka 28.000 pengaduan yang gak punya hak pilih. Ini kan kami advokasi," ujar Nusron.

Nusron menyebutkan, DPP Golkar telah membentuk tim advokasi untuk mengawal hasil penetapan resmi dari KPU dan mengadvokasi pemilu yang tidak masuk DPT. Tim advokasi juga akan menyiapkan data terkait adanya potensi gugatan hasil Pilkada.

Berita-Indonesia | AGEN POKER TERPERCAYA

Ini Misteri Siti Aisyah Dan Pembunuhan Kim Jong Nam

Ini Misteri Siti Aisyah Dan Pembunuhan Kim Jong Nam


Pokervbet.com - Keluarga dan bekas tetangga Siti Aisyah—sebelumnya ditulis Siti Aishah—mengaku kaget mendengar wanita itu terlibat dalam pembunuhan misterius di bandara Malaysia.

Perempuan 25 tahun itu adalah satu dari tiga orang yang ditahan oleh polisi Malaysia dalam penyidikan kasus pembunuhan Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Kim Jong Nam meninggal di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, awal minggu ini.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV terlihat, Jong Nam sebelumnya dicegat dua perempuan.

Berbagai media lalu berspekulasi, Jong Nam dibunuh atas perintah Jong Un karena sering melontarkan kritik kepada rezim Korut.

Keterlibatan perempuan Indonesia asal Serang, Siti Aisyah, pun masih menjadi teka-teki.
Dia ditangkap berdasarkan hasil rekaman kamera CCTV di sekitar Bandara Kuala Lumpur dan petunjuk kekasihnya, seorang warga Malaysia yang lebih dulu ditangkap polisi.

Menurut pemberitaan media lokal, Siti Aisyah pernah tinggal di sebuah gang di Jalan Angke Indah, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Mantan ayah mertuanya, Tjia Liang Kiong, yang tinggal di dekatnya mengaku terakhir melihat Aisyah pada akhir Januari lalu.

Dia menggambarkan perempuan itu sebagai orang yang sangat baik, sopan, dan hormat.

"Saya kaget mendengar bahwa dia ditangkap karena membunuh seseorang," kata Kiong.

"Saya tidak percaya dia bisa melakukan kejahatan itu, atau seperti yang dikatakan media, menjadi agen intelijen," tambah dia.

Beberapa koran di Korea Selatan, mengutip sumber-sumber tak dikenal, memberitakan bahwa ada dua perempuan yang ditangkap di Malaysia, dan diyakini sebagai agen Korea Utara.

Keduanya membunuh Kim Jong Nam dengan cara meracunnya.
"Bagaimana saya bisa percaya," kata Aminah, seorang ibu rumah tangga mantan tetangga Siti Aisyah di Tambora.

"Dia sangat baik dengan semua orang di sini. Bagaimana dia bisa membunuh orang besar? Tidak mungkin, tidak mungkin," tutur Aminah lagi.

Ibu Aisyah, Benah, mengatakan kepada koresponden kantor berita AP lewat telepon, keluarga mereka berasal dari latar belakang miskin di desa.
"Sejak kami mendengar berita dari televisi, saya tidak bisa tidur dan makan. Sama seperti ayahnya, dia hanya berdoa dan membaca Al Quran. Dia malah tidak mau berbicara," kata Benah.

"Sebagai orang kecil, kami hanya bisa berdoa," sambung dia.

Aisyah, menurut ayah mertuanya, pindah ke Malaysia dengan suaminya tahun 2011 untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Keputusan itu diambil setelah bisnis toko garmen yang mereka jalankan gagal.

Pasangan itu meninggalkan anak mereka hampir dua tahun kepada orangtuanya, Tjia Liang Kiong dan istrinya, di Jakarta.

Setahun setelah meninggalkan Indonesia, Aisyah kembali ke Jakarta, dan mengatakan kepada ayah mertuanya bahwa dia ingin bercerai dari suaminya. Dia merasa pernikahan mereka tidak bahagia.

Namun, menurut sang suami, Aisyah mempunyai hubungan gelap dengan seorang pria Malaysia.

Akhirnya perceraian dilangsungkan pada tahun 2012. Aisyah mengaku akan tinggal bersama orangtuanya di Serang, Provinsi Banten, dan bekerja di sebuah toko sepatu.

Beberapa bulan kemudian, kata Tjia Liang Kiong, dia pindah ke Batam.

Ketika terakhir bertemu pada Januari lalu, Siti Aisyah mengunjungi anaknya di Jakarta.

Menurut Tjia Liang Kiong, dia kelihatan sangat kurus. Aisyah mengaku mengidap penyakit pernapasan.

Pihak imigrasi Indonesia menyatakan, Aisyah masuk ke Malaysia pada 2 Februari lalu dengan feri dari Batam.

Ketua RT di bekas tempat tinggalnya di Tambora, Rahmat Yusri, mengatakan, dia sulit percaya Siti Aisyah bisa melakukan pembunuhan.

"Saya sangat kaget waktu mendengar itu karena saya kenal dia dengan baik," kata Yusri.

Berita-Indonesia | AGEN POKER TERPERCAYA

Kamis, 16 Februari 2017

2 Wanita WNI Tertangkap Terkait Pembunuhan Kim Jong Nam

2 Wanita WNI Tertangkap Terkait Pembunuhan Kim Jong Nam


Pokervbet.com - Kepolisian Malaysia, Kamis (16/2/2017), menangkap perempuan kedua yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri Kim Jong Un.

Pada Rabu malam, polisi Malaysia menangkap perempuan berpaspor Indonesia dan langsung menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, polisi juga menangkap seorang perempuan berusia 28 tahun dan berpaspor Vietnam dalam kasus yang sama.

Kedua perempuan itu ditangkap secara terpisah oleh tim penyidik kematian Kim Jong Nam yang diserang di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Tersangka pertama adalah Doan Thi Huong. Kepala Kepolisian Selangor Abdul Samah Mat mengatakan, perempuan itu akan ditahan tujuh hari sebelum diajukan ke pengadilan.

Sementara itu, perempuan berpaspor Indonesia yang ditangkap kemudian bernama Siti Aishah berusia 25 tahun.

Pada Rabu (15/2/2017), kepolisian Malaysia menangkap seorang perempuan di Bandara Kuala Lumpur terkait dengan pembunuhan kakak tiri Kim Jong Un.

Kepolisian Malaysia dalam rilisnya mengatakan, seorang perempuan berpaspor Vietnam ditangkap pada pukul 08.20 waktu setempat.

Polisi menyebut perempuan bernama Doan Thi Huong (28) itu dikenali lewat rekaman CCTV bandara dan dia sedang dalam kondisi sendirian saat ditangkap.

Kantor berita Malaysia, Bernama, sempat mengabarkan, polisi menangkap seorang perempuan berkebangsaan Myanmar.

Sebelumnya, kepolisian Malaysia memburu para tersangka pembunuh Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Para pakar patologi di Kuala Lumpur saat ini masih memeriksa jasad Kim Jong Nam untuk mencari penyebab kematian pria yang disebut Korea Selatan dibunuh dua agen perempuan.

Rekaman CCTV dari bandara yang dimuat media Malaysia memperlihatkan salah seorang terduga pembunuh.

Sosok itu adalah seorang perempuan Asia yang mengenakan pakaian putih dengan tulisan "LOL" di bagian depannya.

Pembunuhan, yang diduga dilakukan karena Kim Jong Nam dikabarkan akan membelot, menggambarkan betapa brutalnya rezim Korea Utara.

Sementara itu, kepala dinas rahasia Korea Selatan, Lee Byung-ho, mengatakan, kedua perempuan itu menyerang Kim Jong Nam pada Senin (13/2/2017) saat Kim Jong Nam hendak berangkat ke Makau.

Kepolisian Malaysia menjelaskan, Kim Jong Nam yang diperkirakan berusia 45 tahun sedang berjalan di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) saat dia diserang.

"Dia mengatakan kepada resepsionis bahwa seseorang memegang wajahnya dari belakang dan menyemprotkan cairan kepadanya," kata komandan badan reserse Selangor, Fadzil Ahmat, seperti dikutip The Star.

"Dia meminta tolong dan langsung dikirim ke klinik bandara. Di sana, dia mengalami pusing dan hampir pingsan," ujar Fadzil.

"Di klinik, korban merasa tidak enak badan. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Putrajaya, tetapi nyawanya tak tertolong," kata Fadzil.

Sejauh ini, kepolisian Malaysia masih menggelar penyelidikan dan belum memberikan banyak keterangan.

Berita-Indonesia | AGEN POKER TERPERCAYA

Adik Ipar Presiden RI Ke-7 Tersangkut Kasus Suap, Ini Kata Pak Jokowi

Adik Ipar Presiden RI Ke-7 Tersangkut Kasus Suap, Ini Kata Pak Jokowi


Pokervbet.com - Presiden Joko Widodo angkat bicara soal adik iparnya, Arif Budi Sulistyo, yang disebut dalam dakwaan kasus suap pejabat Ditjen Pajak.

Jokowi mempersilakan KPK untuk memproses hukum siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu.

"Ya kalau ada yang enggak benar diproses hukum saja. Kita semua menghormati proses hukum yang ada di KPK. Kita semua menghormati," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

"Saya yakin KPK bekerja sangat profesional dalam memproses semua kasus," tambahnya.

Jokowi juga menegaskan bahwa ia sudah berkali-kali mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak memercayai orang-orang yang datang mengatasnamakan keluarganya.

"Mungkin lebih dari lima kali. Di sidang kabinet, pertemuan dengan dirut-dirut BUMN, semua saya sampaikan. Saya kira penjelasan yang sangat jelas," ucapnya.
Sejumlah orang diduga terlibat dalam perkara suap antara Country Director PT Eka Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair, dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno.

Beberapa orang yang ikut berperan disebut namanya dalam surat dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Rajamohanan. Salah satunya adalah Arif Budi Sulistyo.

"Semua nama yang disebut dalam surat dakwaan, mengenai peran-perannya, akan dikonfirmasi lebih lanjut di persidangan," ujar jaksa Moch Takdir Suhan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/2/2017).

Berdasarkan kronologi yang dijelaskan dalam surat dakwaan, Arif dapat diduga sebagai perantara atau penghubung antara pejabat di Ditjen Pajak dan Rajamohanan.
Arif juga disebut sebagai orang dekat Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv. Pada 22 September 2016, Haniv bertemu dengan Handang Soekarno.

Kemudian, Haniv menyampaikan bahwa Arif Budi Sulistyo berkeinginan untuk bertemu dengan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Keesokan harinya, Handang mempertemukan Arif Budi Sulistyo dengan Ken di lantai 5 Gedung Ditjen Pajak. Meski demikian, jaksa KPK tidak menjelaskan secara detail isi pertemuan tersebut.
Terdakwa Rajamohanan Nair juga meminta Arif Budi Sulistyo untuk membantu penyelesaian persoalan pajak PT EKP. Rajamohanan mengirimkan dokumen-dokumen pajak PT EKP melalui aplikasi WhatsApp.

Oleh Arif, pesan-pesan melalui WhatsApp tersebut diteruskan kepada Handang dengan mengatakan, "Apapun keputusan Dirjen. Mudah2an terbaik buat Mohan Pak. Suwun."

Atas permintaan tersebut, Handang menyanggupinya dengan mengatakan, "Siap bpk, bsk pagi saya menghadap beliau bpk. Segera sy khabari bpk."

Dalam pengurusan pajak PT EKP, Kepala Bidang Pemeriksaan Penagihan Intelijen dan Penyelidikan Kanwil DJP Jakarta Khusus Wahono Saputro menyampaikan kepada Handang bahwa Arif merupakan teman Kepala Kanwil Pajak DKI Muhammad Haniv.

Menurut Wahono, Arif telah membicarakan penyelesaian masalah pajak PT EKP kepada Haniv.

Selanjutnya, tak lama setelah pertemuan Arif dan Dirjen Pajak, Haniv memerintahkan Kepala KPP PMA Enam Johnny Sirait agar membatalkan surat Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) PT EKP. Perintah tersebut disebut merupakan arahan dari Ken Dwijugiasteadi.

Kemudian, beberapa hari setelah setelah Rajamohanan dan Handang bertemu untuk membicarakan kesepakatan pemberian uang, Muhammad Haniv atas nama Dirjen Pajak mengeluarkan keputusan pembatalan tagihan pajak terhadap PT EKP.

Dengan demikian, tunggakan pajak PT EKP sebesar Rp 52,3 miliar untuk masa pajak Desember 2014 dan Rp 26,4 miliar untuk masa pajak Desember 2015 menjadi nihil.

Dalam surat dakwaan, Rajamohanan menjanjikan fee kepada Handang sebesar Rp 6 miliar. Dari jumlah itu, sebagian uang akan diberikan untuk Muhammad Haniv.

Namun, saat baru terjadi penyerahan pertama sebesar Rp 1,9 miliar, Handang dan Rajamohanan ditangkap oleh petugas KPK.

Berita-Indonesia | AGEN POKER ONLINE

Istri Agus Terlihat Sangat Sedih Dan Menahan Rasa Sedihnya Sewaktu Agus Minta Maaf Atas Kekalahan

Istri Agus Terlihat Sangat Sedih Dan Menahan Rasa Sedihnya Sewaktu Agus Minta Maaf Atas Kekalahan


Pokervbet.com - Annisa Pohan menilai kekalahan suaminya, Agus Harimurti Yudhoyono, merupakan realita yang harus dihadapi.

Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, Agus dan cawagub pasangannya, Sylviana Murni berada di posisi paling bawah dengan persentase paling kecil dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Menurut Annisa, segala sesuatu yang terjadi hari ini, ada pelajaran yang bisa diambil bagi langkah Agus ke depannya. Dia meyakini Tuhan menyiapkan rencana yang lebih baik untuk suaminya.

"Ini adalah realita yang harus dihadapi, tentunya kami sudah berjuang dengan sangat maksimal dan berdoa, di balik ini semua ada hikmahnya, ada rencana Allah yang lebih baik untuk mas Agus dan mbak Sylvi," ujar Annisa saat ditemui di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017) malam.

"Pasti ada sesuatu yg lebih baik, jadi kami berprasangka baik saja karena memang ini sudah jalannya," kata dia.

Annisa menuturkan bahwa suaminya sudah siap menghadapi risiko kalah atau menang sejak memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Apapun yang direncanakan oleh Agus, kata Annisa, semata-mata untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

Dia juga memastikan Agus masih memiliki jiwa seorang prajurit yang selalu siap mengabdi untuk bangsanya.

"Jadi dia ini adalah prajurit dan jiwanya selalu tertanam, kami keluarganya juga begitu, prajurit itu dalam hatinya hanya untuk NKRI, apapun yang dilakukan ke depannya pastinya bentuk pengabdian untuk Indonesia," ungkapnya.

Saat jumpa pers di kantor DPP Partai Demokrat, Agus menyatakan secara kesatria menerima hasil Pilkada DKI 2017 berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Agus-Sylvi yang sudah membantunya selama masa kampanye jelang penyelenggaraan Pilkada.

"Secara Ksatria dan lapang dada saya menerima kekalahan saya," kata Agus.

Berita-Indonesia | AGEN POKER TERPERCAYA

Ternyata Dukungan Agus-Sylvi Akan Di Alihkan Kepada?

Ternyata Dukungan Agus-Sylvi Akan Di Alihkan Kepada?


Pokervbet.com - Pendukung pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni belum membuat sikap soal pengalihan dukungan setelah pasangan nomor urut satu itu meraih suara terkecil berdasarkan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei.

Ketua Tim Pemenangan pasangan cagub-cawagub DKI Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Nachrowi Ramli, mengatakan kubunya akan menjalin komunikasi politik terlebih dulu.

"Oh itu yang belum kami bicarakan. Kita masih mau menggadakan komunikasi politik dulu," kata Nachrowi, di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017) malam.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta itu mengaku masih mempelajari visi misi dari kedua pasangan dua calon lainnya. Dalam memberi dukungan kelak, kata Nachrowi, pihaknya akan mementingkan visi-misi yang sejalan.

"Yang penting tadi visi misinya harus sejalan," ujar Nachrowi.

Dengan hasil hitung cepat yang ada, Agus Yudhoyono menyatakan dengan lapang dada menerima kekalahannya. Dia berterima kasih kepada seluruh pendukung yang telah membantunya selama ini.

Dia pun telah menghubungi Ahok untuk mengucapkan selamat. Sikap lapang dada Agus ini pun mendapat pujian dari Sandiaga Uno.



Berita-Indonesia | AGEN POKER TERPERCAYA